Pernah baca di salah satu sumber buku self-development, kalo kebiasan-kebiasaan kita membentuk karakter kita, dan kita tidak pernah telat untuk belajar membentuk karakter kita menjadi lebih baik berapapun usia kita, nah … kira-kira seperti ini habbits yang selalu saya usahakan untuk membentuk karater saya :
Harian
Habbits harian saya buat lebih rinci dan detail per point, pengaturan waktu nya bebas, bisa dilihat dari timeline solat juga bisa. Dimulai bangun jam 4 pagi :
- Manifesting journal (hand writting)
- Solat tahajud
- Sahur (kalau lagi puasa) kalo lagi gak puasa siapin makanan harian
- Solat qobliyah subuh
- Solat subuh
- Baca surat al waqiah
- Senam ringan – olah raga beban
- Mandi, siap-siap aktivitas
Aktivitas kantor jam 7 sd jam 18.00 :
- Kerja
- Solat dhuha
- Tidur power nap 15 menit – Lunch
- Solat qobliyah dhuhur
- Solat Dhuhur
- Solat Bada Dhuhur
- Website checking and writing
- Solat Magrib
- Solat Bada Magrib.
Pulang kantor sampai apartment jam 19.00 / 19.30 :
- Mandi
- Solat Isya
- Solat Bada Isya
- Work with remote client part time / Online Course / Belajar Skill Digital
- Dinner
- Baca Al-quran (bebas berapa ayat nya)
- Baca surat Yasin
- Baca Surat Al-mulk
- Tidur
Notes : tiap habis solat selalu zikir dan doa ya, panjangin sehabis solat tahajud.
Mingguan
Nah, kalo mingguan sifat nya untuk persiapan seminggu ke depan :
- Siapin bahan masakan / lauk / sayur / buah untuk seminggu kedepan.
- Bersihin apartemen detail
- Cuci2 Laundry
- Lari / jalan pagi seputar apartemen.
- Olah raga beban
- Renang
Bulanan
Kalau habbit bulanan, lebih ke perencaan yang sifatnya lebih strategis :
- Pengaturan budget bulanan, eksekusi pembayaran tagihan/ biaya operasional.
- Buat content planner VA dan content blog website profesional (mafaatin claude).
- Evaluasi tracking habbit.
- Evaluasi website / bisnis digital produk.
Saya tahu, rasanya lebih gampang ngetik dan merencakan daripada eksekusi secara konsisten. Tapi berusaha untuk displin (meskipun sambil susah payah ) seperti nya sih worth it untuk melakukan sesuatu yang memang layak untuk dilakukan.
Mengingat saya saat ini masih double job (kerja kantoran dan part-time as remote worker, dan bisnis owner), jadi yaa seperi itu list nya.
Pada saat resign kantor bisa disesuaikan.
Semangaat… keep going’.