Setelah ini, apa selanjutnya …?
Jadi setelah kemarin malam saya posting tulisan pertama saya di website ini, which is my own safe space yang artinya, gak ada orang lain yang bisa baca (kecuali kebetulan banget nemu ini website lagi iseng banget nyari) soalnya, rencananya gak akan saya notice ke siapapun, kecuali suatu saat nanti kalau saya sudah siap, itupun mungkin beberapa orang aja yang “ngeh”, karena gak saya pasang SEO , gak saya setting comment, dll, yaaa semacam diary blog post pribadi lah, cuma ini versi digital nya. Jadi, bisa bebas saya setting mana yang ‘boleh’ keliatan atau engga. Dan lagi, website ini buka personal branding, jadi yaa apa adanya aja.
Itulah sebabnya kalian yang secara gak sengaja baca website ini… selamat yaaa bisanya cuma baca doang hehehehe…..
Balik lagi ke topik di awal paragraf pertama yaa, sesuai judulnya, setelah psoting perdana di website ini… now what? apa yaa yang selanjutnya saya lakukan… karena banyak hal yang harusnya bisa saya tulis di sini sebagai mental teraphy atas hal-hal di hidup saya yang pernah saya alami, sehingga membentuk saya yang sekarang.
Termasuk nih… termasuk yaaa… ide-ide pribadi yang ada di kepala saya dan kemungkinan besar tidak akan saya ungkapkan ke siapapun, kecuali manifesting jurnal tulisan tangan. Alasan saya kemungkinan besar menyimpan ide-ide dan mimpi-mimpi untuk saya sendiri adalah, dari banyaknya pengalam hidup yang udah-udah, ide, cita-cita dan mimpi yang dikasih tau ke orang lain malah menjadi gagal, alias tidak terwujud bahkan malah berbalik terwujud ke orang yang saya share ide , cita-cita dan mimpi saya. Sebaliknya, ide, cita-cita dan mimpi yang saya keep silent tapi pelan-pelan dan berjalan berusaha memwujudkan (meskipun sambil santai dan tawakal alias ikhlas apapun hasilnya), malah banyak banget yang tercapai, terwujud perlahan satu demi satu.
Kalau apa aja, nanti diliain waktu saya tulis pelan-pelan, satu per satu sesuai memory ingatan saya, supaya lengkap , apa adanya, netral , tidak ditambah atau dikurangi karena sambil santai nulisnya.
Oke, sekarang yang saya mau lakukan untuk pelan-pelan isi website pribadi ini, untuk mental teraphy :
- Nulis tentang pengalaman pribadi kesehatan aku yang pernah diangkat ovarium satu karena ada kista ovarium yang sangat besar, di tahun 2014 atau 2016 gitu.. lupa, coba nanti saya lihat dokumentasinya. Ini adalah fase terberat hidup saya, karena sebagai wanita saya pernah merasa di tahap yang tidak utuh dan tidak berguna. That’s why I need this to be written as one of my teraphy journal.
- Talk about my divorce phase in my marriage. Ini juga fase yang berat di hidup saya, bahkan saya sempat beberapa lama menderita anxiety karena fase ini. Yang akhirnya setelah beberapa lama (hingga saat ini) berkurang perlahan demi perlahan meskipun mungkin tidak sepenuhnya pulih. Tapi, lama kelamaan saya sadar bahwa ini adalah jalan keluar terbaik untuk kehidupan marriage saya dengan ex-husband (sebut saja MR. AK) yang penuh dengan hal toxic yang secara mental, finansial dan kesehatan melelahkan bagi saya.
Mungkin dua hal terbesar itu dulu yang akan saya tulis, karena dua hal itu yang saya butuhkan untuk dikeluarkan lewat tulisan saat ini, meskipun ada baaanyaaaakkk sekali hal yang mau saya tulis untuk mengeluarkan isi hati saya. Karena hubungan dengan almarhum bapak yang kurang baik, termasuk kelurga nya. Tapi saya membatasi untuk hal-hal negatif hanya saya tulis beberapa kali saja dalam seminggu atau sebulan.
Karena saya setiap hari akan lebih menulis tentang rasa syukur dan manifestasi saya.
Cheersss !!!.